Pemanfaatan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Deodoran Alami untuk Mengurangi Bau dan Bakteri pada Sepatu

Authors

  • Yescenia Sigiro Universitas Negeri Medan
  • Siska L Batu Universitas Negeri Medan
  • Eki Monalisa Br Universitas Negeri Medan
  • Yohanna Sitanggang Universitas Negeri Medan
  • Putri Kemala Dewi Lubis Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jimek.v6i1.9570

Keywords:

Corn Cobs, Deodorant Ingredients, Natural Ingredients, Shoe Bacteria, Shoe Odor

Abstract

Bad odor and bacterial growth in shoes are common issues experienced by many users, primarily due to the damp conditions after use. Widely available synthetic chemical-based shoe deodorants often raise health concerns and have a negative impact on the environment. Furthermore, corncobs, an abundant agricultural waste product, are underutilized, despite their carbon content and porous structure that have the potential to absorb odors and inhibit bacterial growth. This study aims to test the effectiveness of processed corncobs as a natural deodorant in reducing odor and bacteria in shoes. The research method used a qualitative approach through literature review and interviews with several informants to obtain data on community needs and the potential use of corncobs. The results indicate that corncobs have significant ability to absorb odors and reduce moisture, thereby suppressing the growth of odor-causing bacteria in shoes. Furthermore, the use of corncobs as a natural deodorant is considered safer, environmentally friendly, and has economic prospects due to its readily available and low-cost raw materials.

References

Afriyansyah, K., Syawalia, A. P., Irma, I., Angin, M. C. P., & Rohmaliana, R. (2023). Musnahkan bau badan dengan inovasi herbal deodorant spray ramah lingkungan sebagai peluang wirausaha mahasiswa dan peningkatan ekonomi kreatif masyarakat. Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS), 2(3), 89–94. https://doi.org/10.47353/sikemas.v2i3.1526

Amna, U., Sari, M. S., Harmawan, T. H., Fachrizal, F., & Sukma, F. F. (2025). Pemanfaatan daun kari sebagai zat aktif antibakteri pada pembuatan deodorant stick tawas di Desa Jamur Labu, Aceh Tamiang. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(1), 188–193.

Ara, K., Hama, M., Akiba, S., Koike, K., Okisaka, K., Hagura, T., Kamiya, T., & Tomita, F. (2006). Foot odor due to microbial metabolism and its control. Canadian Journal of Microbiology, 52(4), 357–364. https://doi.org/10.1139/w05-130

Bhatnagar, A., Sillanpää, M., & Witek-Krowiak, A. (2015). Agricultural waste peels as versatile biomass for water purification: A review. Chemical Engineering Journal, 270, 244–271. https://doi.org/10.1016/j.cej.2015.01.135

Fissa’adah, N., Rohmadini, F., Pamungkas, D. K. R., & Ulma, Z. (2024). Inovasi biobriket berbasis limbah tongkol jagung dan tempurung kelapa dengan penambahan limbah masker sebagai peningkat kualitas dan daun bunga sepatu sebagai perekat. National Multidisciplinary Sciences, 3(1), 142–151.

Hardani, M. S. (Ed.). (2024). Buku ajar kosmetika alam dan aromaterapi. Samudra Biru.

Ioannidou, O., & Zabaniotou, A. (2007). Agricultural residues as precursors for activated carbon production: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 11(9), 1966–2005. https://doi.org/10.1016/j.rser.2006.03.013

Khalik, M. R. (2022). Pemanfaatan limbah bonggol jagung untuk media budidaya jamur di Desa Ngestikarya Kecamatan Waway Karya Lampung Timur tahun 2022 (Skripsi). Poltekkes Tanjungkarang.

Kurniawan, A., Widodo, L. U., & Sari, D. P. (2019). Pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai karbon aktif untuk aplikasi adsorben. Jurnal Teknik Kimia Indonesia, 18(2), 85–92.

Liana, L. (2024). Formulasi dan uji aktivitas antibakteri deodoran spray dari tawas (aluminium kalium sulfat) dan daun teh (Camellia sinensis (L.) Kuntze) sebagai penghilang bau badan terhadap bakteri Staphylococcus aureus (Skripsi).

McQueen, R. H., Vaezafshar, S., Odor, E., & Krumdieck, S. (2012). Effect of antimicrobial treatments on the odor intensity of socks. Textile Research Journal, 82(8), 809–818. https://doi.org/10.1177/0040517511435859

Rosida, I., Ariastuti, R., & Pambudi, R. S. (2023). Gambaran pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai sarana meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat Dusun Manggal pada masa pandemi Covid-19 (Skripsi). Universitas Sahid Surakarta.

Sidharta, A., & Indrawati, M. P. (2009). Kegunaan bahan kimia dalam kehidupan. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA).

Sirait, R. R. (2021). Pembuatan foot spray anti bau kaki dengan memanfaatkan ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan kulit bawang Dayak (Eleutherine bulbosa). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 1(4), 1–12.

Zulfa, S. Z., Lastri, L., Natasya, A., Marlina, E., Fitriani, N. W., & Juwita, J. (2025). Smart shoes freshener sebagai pewangi sepatu dari bahan dasar limbah ampas tebu, limbah kulit nanas, dan limbah kulit pisang. Journal of Human and Education (JAHE), 5(2), 416–421. https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2267

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Yescenia Sigiro, Siska L Batu, Eki Monalisa Br, Yohanna Sitanggang, & Putri Kemala Dewi Lubis. (2026). Pemanfaatan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Deodoran Alami untuk Mengurangi Bau dan Bakteri pada Sepatu . Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 6(1), 375–390. https://doi.org/10.55606/jimek.v6i1.9570

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.