Pelestarian Kuliner Tradisional Halua Sebagai Simbol Budaya Melayu Pada Gen Z Di Desa Bukit Harapan

Authors

  • Tuty Nadhia Salsabila , Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat
  • Cindy Fadilah Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat
  • Kinanty Siti Hardian Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat
  • Sulaswati Waddunia Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat
  • Dinda Auliah Rahmah Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v6i1.10591

Keywords:

Traditional Cuisine, Halua, Malay Culture, Gen Z, Cultural Preservation

Abstract

Preserving traditional culinary traditions is an important part of preserving local cultural heritage amidst the currents of globalization that influence the consumption patterns of the younger generation. This study aims to analyze the role of traditional Halua cuisine in maintaining Malay cultural identity among Generation Z in Bukit Harapan Village. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and literature review. The results indicate that Halua serves not only as a traditional food in community activities but also as a cultural symbol that enhances Generation Z's sense of pride and attachment to traditional values. Active participation by Gen Z through digital media and local cultural activities has proven to be a crucial strategy in preserving this cuisine. These findings suggest the need for an intergenerational approach and the integration of digital technology to ensure the sustainability of Halua preservation in the future.

References

Abror, K. T., Zennika, T., Putri, E. P. M., Yukuri, K. A., & Supriyono. (2024). Peran Makanan Tradisional dalam Menguatkan Identitas Nasional. Jurnal Budaya Nusantara, 7(1)

Adibah, A. N. N., Fitria, R., Nailal Husna, A. Y., & Nurfadillah, Z. (2025). Nasionalisme Melalui Pelestarian Makanan Tradisional Indonesia. Jurnal Pendidikan Non Formal, 3(2)

Dua, F. M., Neonbeni, R., Timo, R. I., Selan, F. E., Mas’ud, F., & Benu, A. (2025). Peran Makanan Tradisional dalam Mempertahankan Identitas Budaya di Era Globalisasi. PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4)

Mau, D. P., Mau, Y. P., Wibowo, O. H., Kurniansah, R., Artana, I. W. A., & Ariawan, I. W. A. P. (2024). Pelestarian Wisata Kuliner Lokal dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Surabaya. GREENOMIKA, 6(2), 123-134

Ritonga, O. D., & Mita, M. M. (2023). Makanan Tradisional Halua Suku Melayu Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Kabupaten Langkat. Jurnal Ilmiah Pariwisata Imelda (JIPSI), 1(2), 25-31

Rozaanah, A., Nugroho, K. W., Nilawati, D. R., Algifari, M. B. F., & Supriyono, S. (2025). Relevansi Makanan Tradisional sebagai Penguatan Nilai Nasionalisme Generasi Z di Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3).

Downloads

Published

2026-03-02

How to Cite

Tuty Nadhia Salsabila, Cindy Fadilah, Kinanty Siti Hardian, Sulaswati Waddunia, & Dinda Auliah Rahmah. (2026). Pelestarian Kuliner Tradisional Halua Sebagai Simbol Budaya Melayu Pada Gen Z Di Desa Bukit Harapan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan (JURDIKBUD), 6(1), 109–118. https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v6i1.10591