Kebun Gizi Keluarga Solusi Cerdas Cegah Stunting

Authors

  • Nehru Ardhana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • M Afrizal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Aulia Ninit Ekawati Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Ody Achmed Daffa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Helmi Wahyu Triansyah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Achmad Baihaqi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Kristina Herlina Nangus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Muhammad Whindo Langgeng Rachmadiar Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Denisa Ayudhityas Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i2.8152

Keywords:

Family nutrition garden; Stunting; Community empowerment; Balanced nutrition; Food security

Abstract

Program Kebun Gizi Keluarga Solusi Cerdas Cegah Stunting di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan prevalensi stunting melalui optimalisasi lahan pekarangan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Metode pelaksanaannya meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan kader PKK, penyuluhan gizi seimbang dan teknik kesesuaian tanam, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan warga sebesar 15%, dari rata-rata 75 (sebelum penyuluhan) menjadi 91 (sesudah penyuluhan), yang mengindikasikan efektivitas kegiatan lokakarya dalam meningkatkan pemahaman gizi dan pemanfaatan pekarangan. Faktor kunci keberhasilan program adalah keterlibatan aktif ibu rumah tangga, yang berperan penting dalam penyediaan gizi keluarga dan penerapan pola hidup bersih dan sehat. Penyuluhan ini terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai ketersediaan pangan bergizi, ketahanan pangan rumah tangga, serta membentuk kebiasaan konsumsi gizi seimbang. Keberhasilan tersebut membuka peluang pengembangan program secara berkelanjutan melalui pembentukan kelompok pengelola kebun gizi dan integrasi dengan program pemerintah, sehingga dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki permasalahan serupa.

References

Aulia, F. O., & Purnamawati, D. (2025). Kontribusi Kader Posyandu dalam Intervensi Stunting : Kajian Literatur Tahun 2023 – 2025 ( The Contribution of Posyandu Cadres in Stunting Interventions : A Literature Review from 2023 – 2025 ). 4(2), 155–168.

Bima Mandala Putra, Devy Mareta Priyanti Sukma, Hayati Firdaus Nur Fitrianda, Muhammad Iqbal Maulana, Rifqiyan Humaidillah, Nur Azizah Wandinia Ghozali, & Moh Ismail. (2024). Intervensi Gizi Sensitif: Peran Ibu Dalam Pemenuhan Gizi Seimbang Dan Penerapan Pola Hidup Bersih Pada Anak Di Desa Karang Kedawung. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 2(4), 178–187. https://doi.org/10.59024/jise.v2i4.957

Domili, I., Anasiru, M. A., Napu, A., Zakaria, R., & Mustafa, Y. (2023). Pencegahan Stunting Melalui Intervensi Spesifik Dan Sensitif. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(6), 5778. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i6.19181

Ekarini, F., Munggaran, M. A., & Khamdani, M. (2024). Jurnal Bina Desa Upaya Pencegahan Stunting dengan Pemanfaatan Kebun Gizi sebagai Inovasi dalam Peningkatan Gizi Anak di Desa Mojosari Pendahuluan. 6(2), 161–166.

Hapsari, I., Palupi, F. D., & Hadisuyitno, J. (2023). Gambaran karakteristik ibu, status gizi, dan pemberian makanan pendamping ASI pada baduta di lokus stunting Kota Malang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 2655–2668.

Karimuddin, A., Jannah, M., Hasda, S., Fadila, Z., Taqwin, Masita, Ardiawan, K. N., & Sari, M. E. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. http://penerbitzaini.com

Kementerian Kesehatan. (2024). Membentengi Anak dari Stunting. Mediakom, 167, 19. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/mediakom/20240728/4646123/mediakom-167/

Khuluq, H., Sodik, A., Rahayu, T. P., & Puspitasari, A. E. (2025). Handling Stunting by Improving Family Nutrition and Utilization of Nutrition Gardens in Giyanti Village , Rowokele District , Kebumen City Penanganan Stunting dengan Peningkatan Gizi Keluarga dan Pemanfaatan Kebun Gizi di Desa Giyanti , Kecamatan Rowokele , Kabupaten Kebumen. 785–792.

Kurniyawan, E. H., Firdaus, A. G. N., Sari, F. R., Putri, M. H., Diyanti, S. P., Afandi, A. T., & Muhammad Nur, K. R. (2024). Pemenuhan kebutuhan gizi balita keluarga petani. Journal Health and Nutritions, 10(1), 38–46.

Rasidin, R., Swamilaksita, P. D., Melani, V., Ronitawati, P., & Kuswari, M. (2023). Perbedaan Tingkat Pengetahuan Gizi, Ketersediaan Pangan Rumah Tangga, Dan Konsumsi Sayuran Pada Masyarakat Penerima P2Kp Dan Non P2Kp. Journal of Nutrition College, 12(3), 246–253. https://doi.org/10.14710/jnc.v12i3.36723

Sintawati, N., & Anggraeni, D. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui kebun gizi untuk meningkatkan ketahanan pangan. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 12(2), 92–97.

Suproborini, A., Soeprijadi, M., Laksana, D., Sidha Bhagawan, W., Sholihah, A. K., Putri, A., & Rahmawati, N. (2024). Pemanfaatan Pekarangan Untuk Meningkatkan Gizi Keluarga Di Dusun Tempuran Desa Bajulan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Jurnal Pengabdian Farmasi Dan Kesehatan, 1(1), 21–31.

Downloads

Published

2025-08-25

How to Cite

Ardhana, N., M Afrizal, Ekawati, A. N., Ody Achmed Daffa, Helmi Wahyu Triansyah, Achmad Baihaqi, … Denisa Ayudhityas. (2025). Kebun Gizi Keluarga Solusi Cerdas Cegah Stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 5(2), 289–295. https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i2.8152

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.