Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Resiko Bunuh Diri pada Remaja di SMA Muhammadiyah Batudaa Kabupaten Gorontalo

Authors

  • Marlanda Djafar Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Rona Febriyona Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Rini Asnawati Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.55606/jikki.v6i2.10738

Keywords:

Environment, Family, Psychologist, Suicide Risk, Gorontalo Regency

Abstract

The recent increase in suicide cases, particularly among adolescents, is due to a lack of awareness among adolescents regarding several risk factors for suicide, including psychological, family, and social factors. The purpose of this study was to determine the factors associated with the risk of suicide in adolescents. This research method used a quantitative correlational approach. The population in this study was 176 students at Muhammadiyah Batudaa High School, Gorontalo Regency, and a sample size of 64. The analyses used were univariate and bivariate analysis. The results of the study indicate that psychological factors, family factors, and environmental factors each have a chi-square value > chi-square p = 0.000. The third factor has a value <0.05, thus Ha is accepted. Therefore, it can be concluded that there is a relationship between psychological factors, family factors, and environmental factors with the risk of suicide among students at Muhammadiyah Batudaa High School, Gorontalo Regency.

References

Aidigunai, D., Elitai, V., & Raihmait Aziz, A. I. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan ide bunuh diri (suicide ideation) pada mahasiswa. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 3(1), 445–454. https://doi.org/10.57235/jetish.v3i1.1870

Aihorsu, D. K., Praimukti, I., Strong, C., Waing, H. W., Griffiths, M. D., Lin, C. Y., & Ko, N. Y. (2021). COVID-19-related variables and its association with anxiety and suicidal ideation: Differences between international and local university students in Taiwan. Psychology Research and Behavior Management, 14, 1857–1866. https://doi.org/10.2147/PRBM.S333226

Febriyona, R., Sudirman, A. N. A., & Ahmad, N. (2025). Hubungan antara siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 2 Bongomeme. 13.

Febriyona, R., Sudirman, A. N. A., & Isa, W. Y. (2025). Hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan keputusan pernikahan usia dini pada remaja di SMP Negeri 2 Bongomeme. 13(3).

Gusnairdi. (2023). Faktor risiko dan faktor protektif risiko bunuh diri pada remaja. Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 1456.

Idham, A. F., & A. (2019). Ide dan upaya bunuh diri pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Ilmiah, 4(2), 89–98.

Iriaini, C. M., Khumais, A. I., & Ridfaih, A. I. (2024). Hubungan antara stres dengan ide bunuh diri pada mahasiswa di Kota Makassar. Focus, 5(2), 134–144. https://doi.org/10.37010/fcs.v5i2.1534

Mardiana, M., & Maryana, M. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan bunuh diri pada remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(1), 305–312. [jurnal.globalhealthsciencegroup.com]

Mulyani, N. D. (2023). Pencegahan konflik sosial dan penanggulangan kenaikan remaja. Jaiwai Bairait: Edu Publisher.

Muryaini. (2024). Kesehatan mental pada remaja. Jaiwai Timur: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Naihertai, M. (2024). Pencegahan ide bunuh diri pada remaja. Jaiwai Bairait: PT. AIdaib Indonesia.

Raihaiyuningsih, et al. (2023). Bunuh diri pada kelompok usia remaja. Jaiwai Bairait: CV. AIdainu Albimaitai.

Rizail. (2022). Andaikan sel-sel dalam tubuhmu berbicara. Yogyakarta: PT. Bentaing Pustaka.

Rosyid, M. Z. (2020). Prestasi belajar (Edisi ke-2) (Rofiqi, Ed.). Literasi Nusantara.

Saifairiai, T. (2021). Psikologi abnormal: Dasar-dasar teori dan aplikasinya. Yogyakarta: UAID PRESS.

Salma. (2023). Observasi: Pengertian, jenis, tujuan, ciri, dan manfaatnya. Diambil dari https://penerbitdeepublish.com/pengertian-observasi-dan-jenis-jenisnya/ pada tanggal 26 April 2024.

Stuairt. (2023). Prinsip dan praktik keperawatan kesehatan jiwa. Singapore: Elsevier.

Suhaimi, M. R. (2024). Dinamika riset sosial isu dalam ruang digital nasional dan internasional. Jaiwai Bairait: Edu Elsevier.

Sumairni. (2025). Sindrom pramenstruasi mindfulness. Yogyakarta: KAIRYAI BAIKTI MAIKMUR INDONESIA.

Swairjainai, I. K. (2022). Populasi sampel, teknik sampling & bias dalam penelitian. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

WHO. (2023). Hubungan antara penyakit mental dan bunuh diri akibat depresi menurut pandangan Islam. Journal of Islamic Education Studies, 17.

Windairwati, H. D., Lestari, R., Wicaksono, S. A. I., Kusumawati, M. W., Aiti, N. A. L., Ilmy, S. K., Sulaiksono, A. D., & Susanti, D. (2022). Relationship between stress, anxiety, and depression with suicidal ideation in adolescents. Jurnal Ners, 17(1). https://doi.org/10.20473/jn.v17i1.31216

Wujairso, R. D. (2023). Metode penelitian bisnis pendekatan kuantitatif. Kota Waringin Timur: PT. AISAIDEL LIAIMSINDO TEKNOLOGI.

Zaimroji, M., & Oktavianai, W. (2025). Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(10), 1277–1284. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i10.549

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Marlanda Djafar, Rona Febriyona, & Rini Asnawati. (2026). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Resiko Bunuh Diri pada Remaja di SMA Muhammadiyah Batudaa Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 6(2), 84–93. https://doi.org/10.55606/jikki.v6i2.10738

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.