Strategi Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Studi Objek Wisata Bukit Bikium, Desa Tunua

Authors

  • Barbalina N.K.S Oematan Universitas Nusa Cendana
  • Umbu T.W. Pariangu Universitas Nusa Cendana
  • Aspri Budi Oktavianto Universitas Nusa Cendana
  • Syukur M.A. Djaha Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/optimal.v6i2.10872

Keywords:

Bukit Bikium, Community-Based Tourism, SWOT Analysis, Tourism Management, Village Government Strategy

Abstract

This study aims to analyze the strategy of the Village Government in managing Bukit Bikium as a community-based tourism destination in Tunua Village, Mollo Utara District, South Central Timor Regency. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Informants include village government officials, community members, and tourism managers involved in the management of Bukit Bikium. The analysis is conducted using Henry Mintzberg’s 5P strategy framework and SWOT analysis to identify internal and external factors influencing tourism management. The findings indicate that the Village Government has implemented adaptive and participatory strategies by involving local communities through farmer groups, initiating basic infrastructure development, and fostering collaboration with relevant government agencies. However, the management of Bukit Bikium faces several challenges, particularly limited legal authority, inadequate infrastructure, and weak promotion strategies. Despite these constraints, Bukit Bikium demonstrates strong potential to be developed as a community-based tourism destination that supports local economic development. The study concludes that strengthening institutional capacity, improving coordination with forestry authorities, and enhancing community participation are essential to ensure sustainable tourism management. These findings provide practical insights for village governments in developing tourism strategies based on local potential and community empowerment.

References

Adolph, R. (2016). Konsep dan kebijakan strategis di Kementerian Agama. Free Press.

Agustin, A. (2018). Strategi pemerintah desa dalam pengembangan desa wisata (Studi pada Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi) [Skripsi, Universitas Brawijaya]. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/162406/

Ahmadi, R. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Ar-Ruzz Media.

Bintarto, & Surastopo. (1987). Metode analisis geografi. LP3ES.

Bintarto. (1983). Pengantar geografi sosial. Fakultas Geografi UGM.

Bungin, B. (2007). Penelitian kualitatif. Kencana.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Di, D., Bendosari, D., & Pujon, K. (2019). Hutan pinus untuk meningkatkan pendapatan asli. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9, 161–167. https://doi.org/10.33366/rfr.v9i2.1509

Duadji, N., Tresiana, N., & Faedlulloh, D. (2019). Ilmu administrasi publik.

Dwi, R. S. (2020). Kesesuaian pengembangan kawasan Air Terjun Anglo dalam perspektif pariwisata berkelanjutan [Skripsi]. https://repo.itera.ac.id/assets/file_upload/SB2012180001/22116161_20_144742.pdf

Elim, Y. V., & Mba, D. A. (2021). Partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di kawasan pariwisata prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi NTT tahun 2019. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(1), 23–32. https://doi.org/10.24843/jdepar.2021.v09.i01.p03

Gunn, C. A. (1994). Tourism planning: Basics, concepts, cases. Taylor & Francis.

Hardiyanti, M., & Diamantina, A. (2022). Urgensi otonomi desa dalam pengelolaan desa wisata berbasis pembangunan berkelanjutan. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(1), 334–352. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i1.44410

Ilham Zitri, Y., Lestanata, Y., & Pratama, I. N. (2020). Strategi pemerintah desa dalam pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community-based tourism). Indonesian Governance Journal: Kajian Politik-Pemerintahan, 3(2), 99–113. https://doi.org/10.24905/igj.v3i2.1531

Ira Sandika, S., Aini, S., Simbolon, Y. K., & Hadiningrum, S. (2024). Analisis sistem pemerintah desa di Indonesia. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 1(1), 212–223. https://doi.org/10.62383/terang.v1i1.89

Joka, U., Maulana, A. S., Mambur, Y. P. V., Manek, S. S., & Bukifan, M. (2021). Pemberdayaan dan optimalisasi potensi wisata alam bagi pengelola wisata di Desa Ajaobaki berbasis promosi media sosial. Prosiding Seminar Nasional Ke-4 Hasil-Hasil Pengabdian, 1–8. https://ejurnal.politanikoe.ac.id/index.php/psnb/article/view/84

Koentjaraningrat. (1993). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Liani, Y., Takari, D., & Ompusunggu, D. P. (2024). Analisis efektivitas kebijakan pengelolaan dana desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Gunung Mas tahun 2022. Jurnal Syntax Admiration, 5(11), 4810–4825. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i11.1760

Manteiro, M. C. B. (2023). Pengembangan pariwisata (Community-based tourism) sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 8(2), 190–203.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mintzberg, H. (1994). The rise and fall of strategic planning. Free Press.

Mukhirto, M., & Fathoni, T. (2022). Strategi pemerintah desa Gandukepuh terhadap pengembangan objek wisata religi. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(1), 23–35. https://doi.org/10.37680/jcd.v4i1.1264

Nursetiawan, I., & Supriyanto, B. (2023). Kolaborasi pemerintah dan masyarakat Desa Sukamaju dalam pengembangan wisata Bukit Sampalan Asri berbasis community-based tourism. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 10, 93–107.

Paisal, P., Suwandi, S., & Mirawati, I. (2022). Komunikasi pariwisata dalam pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 1349–1358. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9269

Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2013). Strategic management: Planning for domestic & global competition (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Pendit, S. N. (1994). Ilmu pariwisata: Sebuah pengantar perdana. PT Pradnya Paramita.

Priatin, D. O. E., & Humairoh. (2023). Kupas tuntas teori Wheelen dan Hunger dengan metode kualitatif. Jurnal Manajemen Strategis, 1(1), 17–25.

Raju, K. (2024). A study on the impact of Mintzberg’s 5Ps on MSMEs growth in Telangana State with reference to self-reliance. Educational Administration: Theory and Practice, 30(5), 3943–3949. https://doi.org/10.53555/kuey.v30i5.3552

Rangkuti, F. (2020). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama.

Satriawan, R., Zulharman, Z., & Noeryoko, M. (2024). Pengelolaan objek wisata olahraga berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(3), 2637–2648.

Sentanu, I. G. E. P. S., & Mahadiansar, M. (2020). Memperkuat peran pemerintah daerah: Mengelola pariwisata lokal yang berkelanjutan. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 8(1), 1–20. https://doi.org/10.31629/juan.v8i1.1879

Sholihah, N. (2018). Strategi pengelolaan desa wisata dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (Studi pada Dinas Pariwisata Kota Batu) [Skripsi, Universitas Brawijaya]. http://repository.ub.ac.id/162434/

St. Soeraya, B., & Jabbar, A. (2020). Strategi pemerintah desa dalam pengembangan pariwisata sebagai desa wisata alam di Desa Leppangeng Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidenreng Rappang. WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi, 6(2), 1–13. https://doi.org/10.25299/wedana.v6i2.7453

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumarni, S., Patria, R., & Pujiati, H. R. (2020). Implementasi pentahelix dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 1(2), 28–39. https://doi.org/10.22146/jpmmpi.v1i2.71359

Syaifudin, M. Y., & Ma’ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata (Studi di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Publika, 10(2), 365–380. https://doi.org/10.26740/publika.v10n2.p365-380

Tohopi, R., Ngabito, F. M., & Mukdin, N. B. (2025). Implementasi community-based tourism sebagai strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 11(1), 159–171. https://doi.org/10.23887/jiis.v11i1.94077

United Nations Development Programme. (1997). Governance for sustainable human development. UNDP Publications.

Wheelen, T. L., & Hunger, J. D. (2012). Strategic management and business policy: Toward global sustainability (13th ed.). Pearson Education.

Downloads

Published

2026-04-07

How to Cite

Barbalina N.K.S Oematan, Umbu T.W. Pariangu, Aspri Budi Oktavianto, & Syukur M.A. Djaha. (2026). Strategi Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Studi Objek Wisata Bukit Bikium, Desa Tunua. OPTIMAL Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 6(2), 536–546. https://doi.org/10.55606/optimal.v6i2.10872