Pengelolaan Embung Desa: Branding Menuju Desa Ekowisata dan Pemberdayaan Masyarakat

Authors

  • Suryadi Suryadi Universitas Merdeka Malang
  • Dyah Erlina Sulistyaningrum Universitas Merdeka Malang
  • Maria Yosepin Endah Listyowati Universitas Merdeka Malang
  • Wildan Nur Hidayatullah Universitas Merdeka Malang
  • Edy Prayitno Universitas Merdeka Malang
  • Tutik Heriana Universitas Merdeka Malang
  • Ria Fajar Nurhastuti STIKES BUANA HUSADA PONOROGO

DOI:

https://doi.org/10.55606/kreatif.v6i2.11013

Keywords:

Ecotourism, Mbeji Teleng Reservoir, Pokdarwis, Village Revitalization, Village Tourism Branding

Abstract

The Mbeji Teleng Reservoir in Belang Village, Bungkal District, Ponorogo, was originally built as an irrigation water catchment; however, its management had not been optimized, resulting in the underutilization of its natural, social, and economic potential. This community engagement program aims to transform the reservoir into an educational ecotourism destination while strengthening village branding and community empowerment. The methods employed include (1) enhancing community awareness of the reservoir’s multifunctional role, (2) revitalizing and organizing the reservoir area to support ecotourism infrastructure, and (3) improving community capacity and economic empowerment through training, digital promotion, and MSME facilitation. The interventions resulted in the establishment of an active tourism-awareness group (Pokdarwis), increased community understanding of water conservation, improved physical facilities and public spaces, and the development of ecotourism features such as a fishing pond and photo spots. Additionally, digital promotional media and local trading stalls were produced to support the village economy. This program introduces a novel approach by repositioning the reservoir as a multifunctional public space and integrating ecotourism with community-driven management, offering a sustainable model for rural ecotourism development.

References

Anugrah Santaufanny, F. F., Salahudin, & Nurjaman, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata lokal: Sebuah kajian pustaka terstruktur. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 6(4), 775–784. https://doi.org/10.28926/briliant.v6i4.689

Fadhiil, M. F., & Muchatar, F. R. (2024). Analisis potensi pengembangan wisata berkelanjutan: Studi pada destinasi wisata Ranca Upas, Ciwidey. Jurnal Nasional Pariwisata, 14(1), 17–25. https://doi.org/10.22146/jnp.95807

Falakh, F., Purnomo, E., Ismail, A. Z., Lestariyanti, E., Chamami, M. R., & Wibowo, T. (2023). Penerapan teknologi tepat guna pengolah sampah (mini incenerator) untuk mengatasi limbah diapers di Kelurahan Kedungpane Kota Semarang. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 10(3), 251–256. https://doi.org/10.32699/ppkm.v10i3.4466

Hutahuruk, S. P. (2021). Perancangan destination branding ekowisata Tangkahan Kabupaten Langkat sebagai upaya meningkatkan brand awareness (Undergraduate thesis). Universitas Dinamika, Surabaya.

Listyowati, M. Y. E., Bilyastuti, M. P., Prihatin, L., Heriana, T., Mirlana, D. E., & Sariningsih, R. (2023). Pemanfaatan potensi alam desa untuk menghasilkan batik ramah lingkungan bagi ibu-ibu PKK. Community Development Journal, 4(2).

Nugroho, A. S., Putri, B. C. R., & Sekar, K. S. (2025). Peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola desa wisata di Desa Mranggen Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Journal of Dedicator Community, 9(1), 17–34. https://doi.org/10.34001/jdc.v9i1.4730

Rahayu, S., Gusandra, M., & Saragih. (2022). Pengembangan pariwisata berkelanjutan (1st ed.). CV Tungga Esti.

Rahma, A. A. (2020). Potensi sumber daya alam dalam mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia. Jurnal Nasional Pariwisata, 12(1), 1–8. https://doi.org/10.22146/jnp.52178

Satrya, I. D. G., Kaihatu, T. S., & Pranata, L. (2019). Upaya pembinaan masyarakat dalam rangka pengembangan desa ekowisata di Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Jurnal Terapan Abdimas, 4(1), 90–96. https://doi.org/10.25273/jta.v4i1.3826

Sulistyaningrum, D. E., Amin, M., Halim, A., & Wahid, M. S. A. (2023). Pelatihan pengolahan sampah organik menjadi ecoenzym untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Community Development Journal, 4(2), 5154–5162.

Sulistyaningrum, D. E., Amin, M., Suryanto, A., Yuwono, A., Mirlana, D. E., & Prayitno, E. (2023). Pelatihan pembuatan kerajinan limbah kayu gergaji untuk meningkatkan pendapatan karang taruna desa. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 6(1), 154–159. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1351

Wahyuni, L., Jannah, D., Putra, W. A., & Cahyani, W. (2025). Optimalisasi manajemen sumber daya dalam kegiatan bakti sosial di Kelurahan Bumi Ayu. Pesat: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 268–278.

Wibisono, N., Setiawati, L., Senalasari, W., & Rafdinal, W. (2022). Model strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan pariwisata Desa Patengan Kabupaten Bandung. CV. Dewa Publishing.

Yulistiowati, I. M., & Endayani, F. (2023). Optimalisasi pengembangan creative branding ekowisata Boon Pring di Kabupaten Malang. Jurnal Komunikasi dan Kajian Media, 7(2), 111–124.

Zunan, S., Yendri, O., Kusuma, B. A., Ishak, R. P., Boari, Y., Paddiyatu, N., & Kartika, T. (2023). Buku ajar perencanaan dan pengembangan pariwisata (1st ed.). PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Downloads

Published

2026-03-12

How to Cite

Suryadi Suryadi, Dyah Erlina Sulistyaningrum, Maria Yosepin Endah Listyowati, Wildan Nur Hidayatullah, Edy Prayitno, Tutik Heriana, & Ria Fajar Nurhastuti. (2026). Pengelolaan Embung Desa: Branding Menuju Desa Ekowisata dan Pemberdayaan Masyarakat. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 6(2), 140–156. https://doi.org/10.55606/kreatif.v6i2.11013