Strategi Penanggulangan Penyakit Sosial di Kabupaten Morowali
DOI:
https://doi.org/10.55606/kreatif.v6i2.10882Keywords:
Participatory Approach, Prevention Deviant Behavior, Regional Social Development, Social Diseases, Strategies for AddressingAbstract
Social problems in North Morowali Regency have escalated through increasing deviant behaviors such as drug abuse, juvenile delinquency, domestic violence, and the weakening of community social values. These issues not only threaten social stability but also hinder regional development and community welfare. This Community Service Program aims to formulate and implement strategies to address social problems through educational and participatory approaches. The methods applied include socialization, training, assistance, and evaluation involving village officials, community leaders, youth representatives, the Women and Child Protection Office, and the Regional Development Planning Agency. The results indicate that community understanding of social problems improved significantly through awareness sessions and group discussions. The training activities strengthened skills related to social communication, family resilience, and youth empowerment. Meanwhile, the assistance phase enhanced community-based program implementation, and the evaluation revealed behavioral changes and increased community involvement in maintaining a healthy social environment. Thus, the strategies implemented successfully foster sustainable collaboration for the prevention of social problems in North Morowali Regency.
References
Aliyyah, R., Fauziah, R., & Asiyah, N. (2018). Peningkatan cinta lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui program pengabdian masyarakat. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 46. https://doi.org/10.30997/qh.v3i1.999
Aliyyah, R., Hasanah, N., Faridah, E., & Sukmayanti, D. (2024). Kuliah kerja nyata: Pengenalan nilai sosial dalam kegiatan webinar pendidikan berbasis nilai. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 69–75. https://doi.org/10.30997/qh.v10i1.6167
Chriswanto, A., Ayuningtyas, D., & Karima, K. (2024). Meningkatkan upaya penanggulangan tuberkulosis melalui penguatan strategi berbasis komunitas: Tinjauan sistematis. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(4), 2400–2412. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i4.15137
Crispin, A., Sitorus, M., Zega, D., Kamble, P., & Dewantoro, R. (2023). Manfaat sistem informasi geografis terhadap penyakit dengue: Scoping review. HJPH, 1(1), 24–31. https://doi.org/10.62290/hjph.v1i1.13
Haksama, S., Prayoga, D., Lailiyah, S., & Sari, J. (2020). Capacity building peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana di daerah wisata Kabupaten Banyuwangi dalam rangka mendukung desa/kelurahan tangguh bencana (Destana) tahun 2017. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 2(2), 72–77. https://doi.org/10.20473/jlm.v2i2.2018.72-77
Intiyani, R., Fitriyati, L., Fitri, D., & Alifah, D. (2024). Penyuluhan pemanfaatan TOGA dan cara memilih obat tradisional yang baik dan benar. Abdi Moestopo: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 75–82. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v7i1.3660
Lestari, M., Purba, E., Suci, E., Putri, B., & Wenda, A. (2024). Pelaksanaan kelas ibu hamil dalam mewujudkan ibu hamil sehat dan bebas malaria di Puskesmas Abepura Kota Jayapura. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 3(1), 76–81. https://doi.org/10.59025/js.v3i1.197
Mulatsari, E., Manninda, R., Khairani, S., Kumala, S., & Okta, F. (2023). Edukasi penggunaan antibiotik secara tepat sebagai upaya melindungi masyarakat dari bahaya resistensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 413–418. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1081
Permatananda, P., Cahyawati, P., Pandit, I., Lestarini, A., & Aryastuti, A. (2023). Community empowerment for vector control of dengue hemorrhagic fever. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 235–240. https://doi.org/10.35877/454ri.mattawang1871
Pernantah, P., Pertiwi, A., Aminullah, A., S., E., Davista, H., Astuti, I., & Prahasiwi, S. (2022). TOGA: Tanaman obat keluarga sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat Desa Padang Lua di masa pandemi. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 2(4), 162–169. https://doi.org/10.31258/cers.2.4.162-169
Rahmad, A., Khazanah, W., Alamsyah, T., & Emilda, E. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui “senam sehat” untuk meningkatkan aktivitas fisik serta penilaian kebugaran dan status gizi pada orang dewasa sebagai upaya preventif terhadap penyakit tidak menular. Jurnal Pade Pengabdian & Edukasi, 5(2), 97. https://doi.org/10.30867/pade.v5i2.1580
Saptadi, J., Arianto, M., Dhaifullah, M., & Zulhayudin, M. (2023). Penyuluhan hipertensi pada masyarakat di Dusun Dawe, Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 1–5. https://doi.org/10.26714/jipmi.v2i4.114
Waskito, D., Kresnowati, L., & Subinarto, S. (2018). Pemetaan sebaran sepuluh besar penyakit di Pusat Kesehatan Masyarakat Mojosongo Kabupaten Boyolali berbasis sistem informasi geografis. Jurnal Riset Kesehatan, 6(2), 7–16. https://doi.org/10.31983/jrk.v6i2.2915
Yani, D., Hidayat, R., & Sari, C. (2018). Gambaran pelaksanaan peran kader tuberkulosis pada program DOTS di Kecamatan Bandung Kulon. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 4(2), 58–67. https://doi.org/10.33755/jkk.v4i2.102
Yarmaliza, Y., & Zakiyuddin, Z. (2019). Pencegahan dini terhadap penyakit tidak menular (PTM) melalui GERMAS. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(3), 168–175. https://doi.org/10.36341/jpm.v2i3.794
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






