Bijak Mengetik, Sopan Santun Dalam Berucap: Etika Komunikasi Pelajar Yang Bebas Bullying Di SMA Negeri 1 Cepogo

Authors

  • Hafsah Syahidah Universitas Boyolali
  • Galuh Wahyu Lestari Universitas Boyolali
  • Galih Wahyu Agista Universitas Boyolali
  • Hamdan Ramadhan Amirul Ihsan Universitas Boyolali
  • Nurul Hidayati Universitas Boyolali

DOI:

https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i3.9602

Keywords:

Bullying, Cyberbullying; Digital Literacy; Students; Communication Ethics

Abstract

This community service activity aims to help students better understand communication ethics and reduce the risk of bullying and cyberbullying through a socialization program titled “Typing Wisely, Speaking Politely: Communication Ethics for a Bullying-Free Student Environment at SMA Negeri 1 Cepogo.” The rationale behind this activity is the students’ improper use of digital media and their tendency to communicate disrespectfully such as mocking others, sharing photos without permission, and excessive joking which can lead to bullying. The method used is a combination of qualitative descriptive data and quantitative data from pre-test and post-test results. The activity involved delivering material, interactive discussions, case simulations, short interviews, and comprehension evaluations. The results showed a significant improvement in students' understanding, as indicated by the pre-test score of 80% increasing to 100% in the post-test. Students also demonstrated behavioral changes, such as becoming more aware of the limits of joking, respecting privacy, and understanding the legal risks of digital communication. This activity shows that school-based education can be an effective way to build a culture of ethical, empathetic, and bullying-free communication. These findings highlight the importance of continuous digital literacy programs to foster a safe and harmonious school environment.

References

Ardiansyah, R. (2021). Literasi digital dan etika pelajar di media sosial. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(1), 22–33.

Astuti, M., & Kurniawan, D. (2020). Pembentukan budaya komunikasi positif di lingkungan SMA. Jurnal Pendidikan Nusantara, 5(2), 145–159.

Damanik, S., & Azzahra, N. (2023). Efektivitas penyuluhan etika digital pada remaja sekolah menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 4(1), 11–20.

Dewi, T. A. (2022). Perubahan perilaku komunikasi remaja setelah program edukasi digital. Jurnal Psikologi Remaja, 6(2), 90–102.

Faradila, R. (2021). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap karakter komunikasi siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1), 67–78.

Fatma Utami, A. S., & Baiti, N. (2018). Pengaruh media sosial terhadap perilaku cyberbullying pada kalangan remaja. Cakrawala, 9(1), 45–56.

Fitriana, I. (2021). Pemahaman siswa tentang cyberbullying setelah intervensi edukasi. Jurnal Media Edukasi, 2(2), 34–47.

Ginting, R., dkk. (2021). Etika komunikasi dalam menggunakan media sosial. Global Komunika, 8(2), 112–124.

Hamama, S. (2024). Etika komunikasi di media sosial bagi generasi muda. Selasar Komunikasi, 3(1), 55–68.

Herlambang, D., Zildjianda, R., & Brajannoto, D. (2025). Analysis of cyberbullying among students: A legal perspective in Indonesia. ENTITA, 10(1), 15–27.

Lestari, S., & Harahap, A. (2022). Studi perilaku komunikasi kasar dan dampaknya pada siswa SMA. Jurnal Sosial Humaniora, 9(3), 200–213.

Mawardi, M. (2021). Peningkatan kesadaran etika komunikasi siswa melalui sosialisasi sekolah. Jurnal Abdi Pendidikan, 3(1), 45–55.

Mutiah, T., Albar, I., Fitriyanto, F., & Rafiq, A. (2019). Etika komunikasi dalam menggunakan media sosial. Global Komunika, 7(2), 98–110.

Naimnule, L., Halek, E. F., & Naimnule, M. (2025). Sosialisasi etika komunikasi digital pada siswa SMA. Jurnal Bima Abdi, 2(1), 13–21.

Nur’Aini, A. P., Devi, N. A., Putri, S. E. M., Primakusuma, A., Ramadhani, N. S., & Arum, D. P. (2024). Etika berbahasa generasi Z di platform X. Alinea, 2(3), 55–67.

Nuraini, A. (2023). Normalisasi candaan kasar di kalangan remaja digital. Jurnal Remaja dan Komunikasi, 4(1), 88–96.

Prasetyo, A. (2021). Peran sekolah dalam mencegah perilaku perundungan verbal. Jurnal Pendidikan Moral, 8(2), 101–115.

Pratiwi, D. (2022). Karakteristik komunikasi impulsif pelajar era digital. Jurnal Komunikasi Muda, 1(2), 19–30.

Putri, A., & Suryanto, M. (2020). Efektivitas penyuluhan etika komunikasi pada siswa SMA. Jurnal Pendidikan Komunikasi, 6(1), 12–25.

Rahmawati, L., Rahmadi, D., & Usman, H. (2024). Dampak candaan merendahkan pada kesehatan mental pelajar. Jurnal Kesehatan Remaja, 2(3), 77–88.

Rezky, A., Saswadi, Y., Aslinda, E., Milda, S., & Andriani, W. S. (2024). Etika berkomunikasi pada kalangan pemuda Gen-Z dalam era media digital. Pendas, 5(2), 120–130.

Rohmah, N. (2021). Analisis perilaku ejekan verbal pada pelajar menengah. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 11(1), 50–62.

Saputra, Y. (2022). Program literasi digital dan pengaruhnya terhadap etika komunikasi pelajar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4(2), 110–123.

Sari, D. (2021). Komunikasi emosional remaja pengguna media sosial. Jurnal Psikologi Modern, 7(2), 65–76.

Setiawan, R. (2020). Penyebab utama cyberbullying di kalangan pelajar. Jurnal Keamanan Siber, 1(1), 33–44.

Subekti, A. (2023). Sikap siswa terhadap ujaran kebencian di media sosial. Jurnal Komunikasi Remaja, 2(3), 15–28.

Syahputri, L. (2024). Konstruksi etika komunikasi dalam komunitas sekolah. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 7(1), 41–55.

Utami, S., & Darmawan, F. (2025). Edu-lingkungan sebagai strategi pencegahan cyberbullying. Jurnal Pengembangan Remaja, 3(1), 22–34.

Wahyuni, L. (2020). Interaksi digital remaja dan risiko perilaku agresif. Jurnal Ilmu Perilaku, 5(2), 120–134.

Wulandari, E. (2020). Etika komunikasi digital pada siswa SMA perkotaan. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(3), 98–109.

Yusuf, A. (2023). Pemahaman pelajar tentang batasan komunikasi sopan di media sosial. Jurnal Etika Digital, 1(1), 55–66.

Al-Bukhari, & Muslim. (n.d.). Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim: Kitab al-Adab.

DeVito, J. A. (2013). Essentials of human communication (8th ed.). Pearson Education.

Ginting, R., Yulistiyono, A., Rauf, A., Manullang, S. O., Siahaan, A. L. S., & Kussanti, D. P. (2021). Etika komunikasi dalam media sosial: Saring sebelum sharing. Penerbit Insania.

Hamama, S. (2024). Etika komunikasi dalam media sosial: Tantangan dan solusinya. Selasar KPI.

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2022). Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Sekretariat Negara RI.

Mulang, H. (2022). Etika komunikasi bisnis. Eureka Media Aksara.

Turnip, E. Y., & Siahaan, C. (2021). Etika berkomunikasi dalam era media digital. Intelektiva.

Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58. (Diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016).

Kompas.com. (2021, Maret 29). Instagram, media sosial pemicu cyberbullying tertinggi. Diakses dari https://tekno.kompas.com/read/2021/03/29/07164137/instagram-media-sosial-pemicu-cyberbullying-tertinggi. Diakses pada 5 November 2025.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Syahidah, H., Lestari, G. W., Agista , G. W., Ihsan, H. R. A., & Hidayati, N. (2025). Bijak Mengetik, Sopan Santun Dalam Berucap: Etika Komunikasi Pelajar Yang Bebas Bullying Di SMA Negeri 1 Cepogo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 5(3), 488–498. https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i3.9602

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.