Inovasi Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga melalui Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Desa Sihite II

Authors

  • Arie Satria Tama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Tasya Umaira Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Erika Rahmadani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Nadia Sari Situmorang Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Rholand Muary Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jpkmi.v6i1.10572

Keywords:

Biopore, Community Empowerment, Creative Economy, Ecobrick, Waste Management

Abstract

The problem of household waste management in Sihite II Village has become an environmental issue impacting public health and the aesthetics of the area. Lack of public awareness of waste sorting and limited waste management facilities lead to the annual accumulation of plastic and organic waste. This Community Service Program (KKN) aims to provide education and direct implementation of waste management through the creation of ecobricks and biopore infiltration holes as an environmental solution and creative economic opportunity. The implementation method uses a community empowerment approach that includes outreach, training, practice, and evaluation. Results indicate that the implementation of ecobricks can reduce the volume of plastic waste by an average of 30–48% per household, while the application of biopores reduces organic waste by up to 40% and produces organic fertilizer. Economically, ecobricks have the potential to become a valuable product, selling for Rp3,500–Rp7,000 per unit, and can be used to make furniture or crafts with higher economic value. This program demonstrates that community empowerment-based waste management not only has an environmental impact but also opens up sustainable creative economic opportunities for the people of Sihite II Village.

References

Abdullah, R., & Putri, L. (2020). Manajemen sampah terpadu berbasis masyarakat. Prenadamedia Group.

Ananto, R., Sari, M., & Lumbantoruan, A. (2023). Dampak sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pustaka Hijau Mandiri.

Astuti, T., & Rahmawati, E. (2022). Analisis implementasi ecobrick sebagai solusi reduksi sampah plastik di lingkungan sekolah. Jurnal Pengelolaan Lingkungan dan Energi, 9(2), 115–124.

Badan Standardisasi Nasional. (2018). Standar teknis lubang resapan biopori. BSN Press.

Fauzi, A., & Syamsuddin, S. (2021). Peran ekonomi kreatif dalam pengembangan potensi desa melalui pengelolaan limbah plastik. Jurnal Inovasi Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 33–45.

Hutapea, R., & Situmeang, L. (2024). Pemberdayaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Universitas Negeri Medan Press.

Jauhariyah, N. A., Susanti, N. I., Mahmudah, M., Sofa, F. I. N., & Qohar, M. K. (2023). Pengembangan pemberdayaan ekonomi pesantren melalui pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Loyalitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 116–127.

Komunitas Ecobrick Indonesia. (2019). Panduan dasar pembuatan ecobrick. Ecobrick Academy.

Nugroho, A. (2019). Pestisida nabati dan aplikasinya dalam pertanian berkelanjutan. Gadjah Mada University Press.

Nugroho, B. (2019). Pemanfaatan biopori untuk meningkatkan kualitas tanah dan mengurangi limbah organik rumah tangga. Jurnal Teknologi Lingkungan, 12(3), 201–210.

Nurhasanah, E., Nirwanto, Y., Zahra, Q. S. A., Nasrulloh, A. A., & Sukmawati, H. (2024). Optimalisasi pengelolaan sampah dapur dalam pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Renata: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua, 2(2), 97–103.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Pranoto, B., & Hadi, W. (2021). Efektivitas lubang biopori terhadap pengurangan sampah rumah tangga dan peningkatan kualitas tanah. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 145–157.

Pratama, H., & Widya, A. (2023). Circular economy dan pendekatan zero waste sebagai strategi pembangunan berkelanjutan pedesaan. Jurnal Ekologi dan Kebijakan, 7(1), 51–63.

Ratnaningsih, A. T., Setiawan, D., & Siswati, L. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1500–1506.

Santoso, W. (2020). Faktor sosial dalam keberhasilan program pengurangan sampah berbasis masyarakat. Jurnal Pembangunan Sosial dan Lingkungan, 11(4), 276–289.

Setyawan, D. (2022). Peran fauna tanah dalam proses biodekomposisi sampah organik. Jurnal Ekologi Hijau, 9(1), 53–67.

Suryani, D., & Hartono, A. (2022). Efektivitas lubang biopori terhadap pengelolaan sampah organik rumah tangga. Jurnal Agroteknologi Berkelanjutan, 15(2), 145–154.

Suryani, T. (2020). Dampak penumpukan sampah organik terhadap kesehatan dan lingkungan. Journal of Environmental Research, 11(4), 220–228.

Syafira, A., & Wulandari, S. (2022). Pemberdayaan ekonomi kreatif di Desa Pematang Johar melalui pengelolaan limbah plastik menjadi ecobrick yang bernilai ekonomi. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(10), 2587–2592.

Wartama, I. N. W., & Nandari, N. P. S. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui bank sampah di Desa Sidakarya, Denpasar Selatan. Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 44–48.

Widyasari, P., & Putra, O. (2023). Risiko penggunaan pestisida kimia terhadap tanah dan organisme non-target. AgroScience Journal, 7(3), 112–129.

World Bank. (2022). Global waste management report: Plastic waste and community innovation. World Bank Publishing.

Yusuf, M., & Hidayat, R. (2023). Penguatan UMKM berbasis daur ulang sampah melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Lingkungan, 4(3), 110–121.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Arie Satria Tama, Tasya Umaira, Erika Rahmadani, Nadia Sari Situmorang, & Rholand Muary. (2026). Inovasi Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga melalui Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Desa Sihite II. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 6(1), 108–122. https://doi.org/10.55606/jpkmi.v6i1.10572

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 

You may also start an advanced similarity search for this article.