Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dengan Perilaku Pencegahan Malaria di Dusun SP1, Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo

Authors

  • Nur Ain Shytiawaty Hilahapa Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen
  • Dion Kunto Adi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.55606/jikki.v6i1.9850

Keywords:

Boalemo, Community, Knowledge, Malaria, Preventive Behavior

Abstract

This study aims to determine the relationship between the community’s level of knowledge and malaria prevention behavior in SP1 Hamlet, Saritani Village, Wonosari District, Boalemo Regency. This research is an analytical study with a quantitative approach using a cross-sectional design. The population consisted of all residents in SP1 Hamlet, with a total sample of 100 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire covering knowledge about malaria and preventive behaviors. Data analysis was conducted using the Chi-Square test and simple linear regression. The results showed a significant relationship between the level of knowledge and malaria prevention behavior (p-value < 0.05). The higher a person’s knowledge about the causes, transmission, and prevention of malaria, the better their preventive behavior. The simple linear regression analysis also indicated that knowledge has a positive influence on prevention behavior. Therefore, improving community knowledge through health education and counseling programs is essential to strengthen malaria prevention efforts and reduce the incidence rate in the area.

References

Arifin, M., & Lestari, R. (2023). Efektivitas penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam pencegahan malaria di wilayah perdesaan Kalimantan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 101–110.

Astuti, I. (2021). Penggunaan larvasida untuk pengendalian vektor malaria di daerah pedesaan. Jurnal Penelitian Kesehatan, 14(2), 134–142.

Badu, A., & Haryanto, B. (2022). Komunikasi kesehatan dan partisipasi masyarakat dalam surveilans migrasi malaria. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 8(1), 72–79. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v1i3.191

Fahmi, H., Nuraini, S., & Rahmad, R. (2019). Hubungan pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan malaria di wilayah endemis. Jurnal Epidemiologi, 11(2), 103–109.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, D., Setiawan, E., & Ramadhani, P. (2021). Faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam surveilans migrasi malaria di Kabupaten X. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(4), 182–189.

Nuryanto, A., Suryani, M., & Fadli, M. (2019). Dampak pemberantasan sarang nyamuk terhadap penurunan kasus malaria di wilayah endemis. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 22(1), 10–18.

Prabowo, T., & Dewi, R. (2022). Analisis faktor lingkungan dan perilaku terhadap kejadian malaria di daerah endemis. Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Komunitas, 7(1), 55–63.

Rachman, A., & Wahyuni, S. (2020). Pengaruh pengetahuan masyarakat terhadap perilaku pencegahan malaria di daerah endemis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 120–128.

Sari, P., & Handayani, L. (2021). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dalam pengendalian malaria. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 45–50.

Suhartini, E., & Mulyono, A. (2023). Hubungan antara tingkat pendidikan dan perilaku penggunaan kelambu pada masyarakat endemis malaria. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 42–50.

Widodo, D., & Putri, N. (2024). Evaluasi efektivitas program eliminasi malaria di Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 13(2), 75–84.

Wulandari, N., Prasetyo, E., & Hartati, D. (2021). Hubungan pengetahuan dan perilaku pencegahan malaria di Kabupaten Halmahera. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 134–142.

Yuliana, D., Santi, R., & Pratama, H. (2020). Surveilans migrasi malaria: Upaya pencegahan penyebaran malaria dari daerah endemis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Global, 15(3), 201–208.

Yusuf, F., & Rahmawati, S. (2022). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas untuk pencegahan malaria. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 5(3), 87–95.

Zulfa, N., & Rahman, I. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat dalam pencegahan malaria di daerah perbatasan Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Nasional, 17(3), 158–167.

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Nur Ain Shytiawaty Hilahapa, & Dion Kunto Adi. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dengan Perilaku Pencegahan Malaria di Dusun SP1, Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 6(1), 551–575. https://doi.org/10.55606/jikki.v6i1.9850

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 

You may also start an advanced similarity search for this article.