Hubungan Cita Rasa dan Variasi Menu Makanan dengan Sisa Makanan pada Santriwati di Pondok Pesantren An-Nashar Kota Batam
DOI:
https://doi.org/10.55606/jikki.v6i1.9086Keywords:
Female Students, Islamic Boarding Schools, Leftovers, Menu Variety, TasteAbstract
Food waste is food left on the plate after consumption and reflects an individual's ability and desire to finish food. In Islamic boarding schools, this problem often arises because the taste of the food is less favorable and the menu variety is limited. This research aims to determine the relationship between taste and menu variations and food waste among female students at the An-Nashar Islamic Boarding School, Batam City.This research used a cross sectional analytical design with 46 respondents selected using simple random sampling. Data were collected through self-reported consumption using the comstock method, analyzed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of female students who rated the taste and menu variety as poor tended to leave food behind, but the p-value for taste was 0.989 and menu variety was 0.650 (>0.05), so there was no significant relationship. Inconclusion, there is no significant relationship between taste or menu variety and food waste.
References
Adiputra, I., dkk. (2021). Validitas instrumen penelitian kesehatan. Jurnal Riset Kesehatan, 9(2), 55–64.
Aramico. (2017). Gizi anak dan remaja. Jakarta: Kencana.
Arawinda. (2021). Manajemen pelayanan gizi institusi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Astutik, E., dkk. (2020). Hubungan variasi makanan dengan daya terima makanan. Jurnal Kesehatan, 5(3), 89–94.
Ayupradinda, dkk. (2022). Evaluasi sisa makanan sebagai indikator pelayanan gizi. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 19(1), 65–71.
Azis, F., & Pagarra, M. (2018). Asupan gizi dan kesehatan remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 10(1), 33–40.
Azzahra, H. (2023). Hubungan rasa makanan, penampilan makanan, dan variasi makanan dengan sisa makanan diet biasa di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda (Skripsi, tidak diterbitkan).
Choiriyah, L., dkk. (2021). Penyelenggaraan makanan di pondok pesantren. Jurnal Gizi Indonesia, 9(1), 1–9.
Dewi, S. (2007). Evaluasi sisa makanan dengan metode penimbangan. Jurnal Gizi Klinik, 4(2), 13–16.
Donsu, J. (2020). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Kencana.
FAO. (2017). Food loss and food waste. United Nations.
Gibson, R. (2017). Principles of nutritional assessment. Oxford University Press.
Giesthafanny, R. (2022). Evaluasi pelayanan makanan rumah sakit. Jurnal Gizi Institusi, 7(1), 41–48.
Hernanto, H. (2017). Penyelenggaraan makanan institusi. Jakarta: Gramedia.
Hidayat, D. G., Salam, M. R., & Rahmat, N. (2023). Tingkat kepuasan pasien terhadap cita rasa dan variasi menu unit bisnis Kota Kendari. Jurnal Pelita Sains Kesehatan, 3(2), 54–66.
Ibrahim, M., dkk. (2021). Validitas metode visual dalam penilaian sisa makanan. Jurnal Gizi dan Teknologi Pangan, 9(1), 50–58.
Ilmi, N., dkk. (2022). Dampak lingkungan dari sisa makanan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 120–128.
Imantoro, I., dkk. (2018). Pengaruh cita rasa terhadap daya terima. Jurnal Gizi Indonesia, 6(1), 25–30.
Kartini, & Primadona. (2018). Pengaruh cita rasa terhadap sisa makanan. Jurnal Gizi Klinik, 6(2), 110–117.* https://doi.org/10.20473/amnt.v2i3.2018.212-218
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Pedoman penyelenggaraan makanan institusi. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman gizi seimbang dan penyelenggaraan makanan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Standar pelayanan minimal institusi. Jakarta: Kemenkes RI.
Komang, A. (2020). Hubungan cita rasa dengan sisa makanan santri. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(2), 23–30.
Lestari, P., & Winarningsih, D. (2022). Perilaku pemborosan pangan pada masyarakat. Jurnal Sosial dan Budaya, 10(1), 55–64.* https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v1i1.494
Minantyo, D. (2011). Manajemen penyelenggaraan makanan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Moehyi, A. (1992). Ilmu gizi dan penampilan makanan. Bandung: Alumni.
Ningsih, S. (2019). Studi sisa makanan di pondok pesantren. Jurnal Ilmiah Gizi, 7(3), 102–109.
Nisak, K., dkk. (2019). Validasi metode Comstock dalam penilaian sisa makanan. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 6(2), 77–84.
Nursalam. (2015). Metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Oktaviani, A., Afrinis, N., & Verawati, B. (2023). Hubungan cita rasa dan variasi menu makanan dengan sisa makanan lunak pada pasien rawat inap. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 11(2), 75–83.
Oktaviani, A., dkk. (2023). Pengaruh cita rasa dan variasi menu terhadap sisa makanan pasien. Jurnal Gizi dan Pelayanan Kesehatan, 9(1), 112–118.
Par’i. (2016). Metode recall dalam penilaian asupan. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 4(2), 89–92.
Pramono, H., dkk. (2020). Variasi menu dan daya terima santri. Jurnal Gizi Institusi, 8(1), 47–55.
Ramadhan, I. (2014). Hubungan kualitas makanan dengan terjadinya sisa makanan pada santriwati di Pondok Pesantren Cahaya Islam Payakumbuh (Skripsi, tidak diterbitkan).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





