Hubungan Pengetahuan Mengenai Kontrasepsi dengan Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Kecamatan Kasemen

Authors

  • I Made Arya Subadiyasa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Kania Pradiva Maharani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Luluk Hermawati Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.55606/jikki.v6i2.10467

Keywords:

Access to Family Planning Services, Contraceptive Compliance, Contraceptive Knowledge, Family Planning, Prevalence

Abstract

The prevalence of married women of childbearing age using contraception in Serang City is 53.34%, the third lowest in Banten Province. In 2023, Kasemen District was recorded as the area with the lowest number of new contraceptive acceptors in Serang City (58% of the target). One of the main challenges of the family planning program is the high unmet need due to non-compliance with contraceptive use, which can reduce the effectiveness of contraception and increase the risk of unwanted pregnancies and maternal and child mortality. This study was conducted to analyze the relationship between knowledge of contraception and compliance to contraceptive use among women of childbearing age in Kasemen District. The study used an analytical observational design with a cross-sectional approach, involving 36 respondents selected by stratified random sampling. Data were collected using a validated contraceptive knowledge questionnaire and the 2017 SDKI questionnaire in the contraception section, and analyzed using Fisher's Exact test. The results showed that 58.3% of respondents had good knowledge and 72.2% were compliant in using contraception. Fisher's Exact test showed no significant relationship between knowledge and compliance with contraceptive use with a p-value of 0.26 (>0.05). The conclusion in this study is that there is no relationship between contraceptive knowledge and compliance with contraceptive use in women of childbearing age in Kasemen District. Compliance with contraceptive use may be influenced by other factors, such as the role of family planning cadres and access to free family planning services.

References

Amalia, G. R. (2018). Hubungan pengetahuan akseptor suntik 3 bulan dengan kepatuhan kunjungan ulang di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Universitas Sari Mulia.

Badan Pusat Statistik Kota Serang. (2024). Pencapaian target akseptor baru keluarga berencana (KB) menurut kecamatan di Kota Serang. Tersedia pada: https://serangkota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjM1IzI=/pencapaian-target-akseptor-baru-keluarga-berencana-kb-menurut-kecamatan-di-kota-serang.html, diakses tanggal 15 Desember 2024.

Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. (2023). Persentase wanita berumur 15–49 tahun yang berstatus kawin dan menggunakan KB menurut kabupaten/kota di Provinsi Banten 2023. Tersedia pada: https://banten.bps.go.id/id/statistics-table/3/V1VwdFNrWlVNRGxTYlhOWVNHSkphSHBMYUhWclFUMDkjMw==/perentase-wanita-berumur-15-49-tahun-yang-berstatus-kawin-dan-menggunakan-kb-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-banten.html?year=2023, diakses tanggal 18 Desember 2024.

BKKBN. (2020). Rencana strategis BKKBN 2020-2024. Jakarta. Diakses dari https://e-ppid.bkkbn.go.id/assets/uploads/files/b632f-renstra-bkkbn-2020-2024.pdf

Dewi, P. H. C., & Notobroto, H. B. (2014). Rendahnya keikutsertaan pengguna metode kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 3(1), 66–72. https://doi.org/2302707X

Dewiyanti, N., Cheristina, N., & Ikayanti, I. (2020). Pengaruh penyuluhan KB terhadap tingkat pengetahuan pasangan usia subur tentang kontrasepsi di posyandu. Jurnal Fenomena Kesehatan, 3(02), 392–399.

Dwi Oktaviana, K., Anas, M., Ariningtyas, N. D., & Marlina, U. (2022). Hubungan faktor internal dan eksternal akseptor terhadap kepatuhan akseptor kontrasepsi suntik. Herb-Medicine Journal, 5(1), 1–10. https://doi.org/2620-567X

Iklima, N., Hayati, S., & Audria, D. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan. Jurnal Keperawatan BSI, 10(1). https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/729

Juwitasari, J., Harini, R., & Setyowati, L. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan tentang alat kontrasepsi dengan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita usia subur. Indonesian Health Science Journal, 1(2), 34–70. https://doi.org/10.52298/ihsj.v1i2.19

Katharina, T., & Pebrianti, D. (2020). Hubungan antara pengetahuan akseptor pil KB dengan kepatuhan minum pil KB di bidan praktek swasta Titin Widyaningsih Pontianak tahun 2020. Jurnal Kebidanan, 10(1), 455–463.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Profil kesehatan Indonesia tahun 2013. Jakarta. Diakses dari https://repository.kemkes.go.id/book/109

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan tematik survei kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta. Diakses dari https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/laporan-tematik-ski/

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta. Diakses dari https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023

Koba, M. T. E., Mado, F. G., & Kenjam, Y. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan akseptor keluarga berencana dan peran tenaga kesehatan dengan minat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Media Kesehatan Masyarakat, 1(1), 1–7.

Krisdiana, R., & Ernawati, S. (2021). Hubungan antara pengetahuan akseptor KB suntik dengan ketepatan waktu suntik KB di BPS Khanifah, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten periode Januari – Desember 2017. Ebers Papyrus, 27(1), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/ep.v27i1.12152

Loudoe, N. (2019). Determinan pengetahuan tentang kontrasepsi pada ibu yang berusia remaja di Kupang. Universitas Airlangga.

Mardani, A., Suhartatik, & Hasnaeni. (2021). Faktor yang berhubungan dengan ketaatan penggunaan alat kontrasepsi suntik. Jurnal Ilmian Mahasiswa dan Penelitian Keperawatan, 1(1), 105–110.

Muyassaroh, Y. (2016). Hubungan antara pengetahuan ibu tentang kontrasepsi, jumlah anak, dukungan suami, dan konseling tenaga kesehatan dengan pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang di Kabupaten Blora. Universitas Sebelas Maret.

Muzdalifah, E. (2008). Hubungan antara kegagalan kontrasepsi dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada wanita pernah kawin usia 15-49 tahun di Indonesia (analisis data SDKI 2002–2003). Universitas Indonesia. https://lontar.ui.ac.id/detail?id=125910&lokasi=lokal

Nanda, P. W. (2023). Hubungan pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi MKJP di Klinik S tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI, 7(2), 1–5. https://doi.org/2962-9721

Putri, M. F. (2021). Identifikasi pola penggunaan dan pengetahuan tentang kontrasepsi pada kalangan ibu di Daerah Istimewa Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.

Rotie, N. M. M., Tombokan, S., & Adam, S. K. (2015). Hubungan pengetahuan dan tingkat pendidikan ibu dengan penggunaan metode kontrasepsi efektif terpilih. Jurnal Ilmiah Bidan, 3(1).

Sanding, C. C., Pondaag, L., & Kundre, R. (2014). Hubungan pengetahuan ibu dengan kepatuhan minum pil KB di Puskesmas Modayag Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jurnal Keperawatan, 2(2). https://doi.org/10.35790/jkp.v2i2.5205

Sarpini, S. M., Ariyani, N. W., & Somoyani, N. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Desa Sukawana Kabupaten Bangli. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(02). https://doi.org/https://doi.org/10.33992/jik.v10i2.1642

Septalia, R., & Puspitasari, N. (2016). Faktor yang memengaruhi pemilihan metode kontrasepsi. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 5(2), 91–98.

Sintasari, B. (2021). Hubungan dukungan suami dengan kepatuhan akseptor KB suntik melakukan kunjungan ulang di Puskesmas Sedayu 1. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.

Suharsih, S., Rahayu, A., & Julianto, E. A. (2022). Unmet need: Upaya pengendalian jumlah penduduk. LPPM UPN Veteran Yogyakarta.

United Nations. (2022). World family planning 2022: Meeting the changing needs for family planning: Contraceptive use by age and method. New York. Diakses dari https://www.un.org/development/desa/pd/sites/www.un.org.development.desa.pd/files/files/documents/2023/Feb/undesa_pd_2022_world-family-planning.pdf

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Subadiyasa, I. M. A., Maharani, K. P., & Hermawati, L. (2026). Hubungan Pengetahuan Mengenai Kontrasepsi dengan Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Kecamatan Kasemen. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 6(2), 94–106. https://doi.org/10.55606/jikki.v6i2.10467

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.