Pengembangan KIT IPA Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Gaya Peserta Didik Fase B Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v6i1.9727Keywords:
Elementary School, Force Concept, Problem Solving, Problem Based Learning, Science KitAbstract
This development research aims to produce a science learning kit based on Problem Based Learning to enhance problem-solving skills related to force concepts for elementary school students at Phase B. The research employed a research and development approach consisting of needs analysis, product design, development, validation, and limited implementation stages. Needs analysis was conducted through teacher interviews and classroom observations to identify learning conditions and limitations of instructional media in science lessons. Findings from the analysis served as the foundation for designing the science kit and student worksheets aligned with Problem Based Learning syntax and Polya’s problem-solving indicators. The final product consisted of a science kit containing simple experimental tools and a worksheet book guiding student learning activities. Product validation involved a media expert and a subject matter expert to evaluate content accuracy, design quality, and instructional suitability. Media expert evaluation resulted in a feasibility percentage of 93%, while subject matter expert evaluation reached 96.5%, indicating very high feasibility. Limited implementation was carried out among fourth-grade students through pre-test and post-test administration consisting of eight short-answer questions measuring problem-solving ability. Improvement analysis employed the N-gain formula. Results indicated an N-gain score of 0.3 categorized as moderate improvement. Research findings reveal that the Problem Based Learning–based science kit supports meaningful understanding of force concepts and facilitates structured problem-solving processes. The developed product demonstrates potential as an alternative science learning medium that promotes active learning and higher-order thinking skills in elementary education.
References
Afandi, M., & Handayani, T. (2020). Penerapan problem based learning (PBL) untuk meningkatkan higher order thinking skills (HOTS) ditinjau dari hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah materi IPA MI. JIP: Jurnal Ilmiah PGMI, 6(1), 88–106.
Aini, N., Surya, Y. F., & Pebriana, P. H. (2020). Peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan model problem based learning (PBL) pada siswa kelas IV MI Al-Falah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(2), 179–182.
Akbar, A. R. M., Khairunnisa, A., Sari, I. P., Atsir, M. R., Gumelar, R. C., Budiargo, W. F., & Sukmawati, W. (2025). Hakikat pendidikan IPA. Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa, 3(1), 235–245.
Akuba, S. F., Purnamasari, D., & Firdaus, R. (2020). Pengaruh kemampuan penalaran, efikasi diri, dan kemampuan memecahkan masalah terhadap penguasaan konsep matematika. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 4(1), 44–60.
Apriyanti, H. (2023). Penyusunan perencanaan pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Education Journal: Journal Educational Research and Development, 7(1), 15–19. https://doi.org/10.31537/ej.v7i1.970
Barus, R. C., Utomo, S. R. H., & Darmawan, A. J. (2025). Optimalisasi pemilihan typeface untuk keterbacaan pada perangkat digital. ARDVIS, 1(2), 40–50.
Cahyandani, N. (2022). Implementation of the problem-based learning model to improve the learning outcomes of class IV students of Jatisobo 4 elementary school. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 5, No. 5, pp. 20–27).
Depita, T. (2024). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran aktif (active learning) untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa. Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 55–64. https://doi.org/10.36769/tarqiyatuna.v3i1.516
Dewi, M. R. (2022). Kelebihan dan kekurangan project-based learning untuk penguatan profil pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka. Inovasi Kurikulum, 19(2), 213–226.
Doyan, A., Wahyudi, W., Taufik, M., Makhrus, M., & Hasan, Y. (2022). Pemanfaatan KIT IPA sekolah dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran guru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia, 4(2), 43–48.
Febrita, I., & Harni, H. (2020). Model problem based learning dalam pembelajaran tematik terpadu terhadap berpikir kritis siswa di kelas IV SD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1619–1633.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Indiana University, Department of Physics.
Harianja, M. R., Yusup, M., & Siahaan, S. M. (2024). Uji N-gain pada efektivitas penggunaan game dengan strategi SGQ untuk meningkatkan berpikir komputasi dalam literasi energi. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 13(2), 303–310.
Magdalena, I., Prabandani, R. O., Rini, E. S., Fitriani, M. A., & Putri, A. A. (2020). Analisis pengembangan bahan ajar. Nusantara, 2(2), 180–187.
Magdalena, I., Ramadanti, F., & Az-Zahra, R. (2021). Analisis bahan ajar dalam kegiatan belajar dan mengajar di SDN Karawaci 20. EDISI, 3(3), 434–459.
Maryandi, R., Kresnadi, H., & Halidjah, S. (2013). Penggunaan KIT IPA pada materi energi panas terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(8).
Muharrom, M., Aslan, A., & Jaelani, J. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK pusat keunggulan. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal, 3(1), 1–13. https://jipkl.com/index.php/JIPKL/article/view/35
Mukarromah, A., & Andriana, M. (2022). Peranan guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Journal of Science and Education Research, 1(1), 43–50. https://doi.org/10.62759/jser.v1i1.7
Murdani, E. (2020). Hakikat fisika dan keterampilan proses sains. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 72–80.
Nahdi, D. S., Yonanda, D. A., & Agustin, N. F. (2018). Upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa melalui penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(2).
Nengsih, D., Febrina, W., Maifalinda, M., Junaidi, J., Darmansyah, D., & Demina, D. (2024). Pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 8(1), 150–158.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volumes I & II): Country notes – Indonesia. OECD Publishing.
Polya, G. (2004). How to solve it: A new aspect of mathematical method. Princeton University Press.
Richey, R. C., & Klein, J. D. (2007). Design and development research: Methods, strategies, and issues. Lawrence Erlbaum Associates.
Rifa’i, A., Asih, N. E. K., & Fatmawati, D. (2022). Penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PAI di sekolah. Jurnal Syntax Admiration, 3(8), 1006–1013.
Rosidah, C. T. (2018). Penerapan model problem based learning untuk menumbuhkembangkan higher order thinking skill siswa sekolah dasar. INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 62–71.
Selly, R., Zainuddin, M., Jasmidi, J., & Ahsan, J. (2024). Pelatihan penggunaan KIT IPA bagi guru dan siswa. Journal of Human and Education (JAHE), 4(4), 269–276.
Siregar, T. (2023). Penerapan model pembelajaran problem-based learning untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(2), 94–102.
Subamia, I. D. P., Wahyuni, I. G. A. N. S., & Widiasih, N. N. (2014). Pengembangan perangkat penunjang praktikum IPA SMP berorientasi lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 47(1), 29–39.
Ummah, K. K., & Mustika, D. (2024). Analisis penggunaan media pembelajaran pada muatan IPAS di kelas IV sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 1573–1582.
Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Journal on Education, 5(2), 3928–3936.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





