Korelasi Ketiadaan Peran Ayah dengan Regulasi Emosi pada Remaja Perempuan

Authors

  • Neva Sefanya Universitas Tarumanagara
  • Meike Kurniawati Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i4.9612

Keywords:

Adolescent Girls, Correlational Analysis, Emotional Management, Father's Role, Psychological Consequences

Abstract

This study aims to explore the relationship between the absence of a father's role and emotional management in adolescent girls. The background of this study is based on the need to recognize the psychological consequences of the lack of a father's role in the lives of adolescent girls in order to support their emotional well-being. In this study, a quantitative approach was used with a correlational analysis method. Data collection was carried out by distributing questionnaires to adolescent girls and then analyzing them using the Spearman method. The findings of this study indicate a significant negative relationship between the absence of a father's role and emotional management. The absence of a father's role has a significant impact on how adolescent girls manage their emotions. This study provides an important message for parents, especially fathers, to be more actively involved in their children's lives, both physically and emotionally, in order to help develop good emotional management skills in children.

References

Agung Pramudito, A., Putri Arini, D., Prilia Bevi Utomo, I., Studi Psikologi, P., & Humaniora dan Ilmu Pendidikan, F. (2024). Studi fenomenologis tentang fatherless pada narapidana perempuan. https://jip.fk.unand.ac.id

Aini, I. N. (2023). Kelekatan terhadap orang tua (ayah-ibu) pada remaja korban broken home. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 13259–13266.

Ashari, Y. (2018). Fatherless in Indonesia and its impact on children’s psychological development. Psikoislamika: Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 15(1), 35–40.

Azura, M., Fitri, M. N., Aprinita, C., Aulya, C., Ardita, M. R., Febri Aulia, T., Amelia, W., Hayumi, Z. D., Pazila, N., Prastiwi, V., Hadid, A., & Maharani, R. (2024). Peran ayah dalam perkembangan emosional anak. JURNAL PSIKOLOGI Revolusioner, 8(12).

Berlian, T. C. (2023). The impact of fatherless on students’ learning achievement in primary school X Boyolali City. Journal of Language Teaching Linguistics and Literature, 1(01), 15–23.

Di, K., Darussalam, K., Aceh, K., Maisyarah, B., Ahmad, A., Pendidikan, J., Anak, G., & Dini, U. (2017). Peran ayah pada pengasuhan anak usia dini. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini, 2(1).

Fajriyanti, A., & Safitri, D. (2024). Fenomena fatherless di Indonesia. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 94–99.

Fasicha, N. (2019). Hubungan kesulitan regulasi emosi dengan stres pengasuhan pada orang tua yang memiliki anak dengan disabilitas intelektual di SLB C Swasta Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Fatimah, R., Sunarti, E., & Hastuti, D. (2020). Tekanan ekonomi, interaksi orang tua-remaja, dan perkembangan sosial emosi remaja. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(2), 137–150. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.2.137

Gambin, M., Woźniak-Prus, M., Konecka, A., & Sharp, C. (2021). Relations between attachment to mother and father, mentalizing abilities, and emotion regulation in adolescents. European Journal of Developmental Psychology, 18(1), 18–37.

Hanifah, G., Reva Dhea, G. M., Syakira Khalda, B., Darojatul Ulya, A., Nurrobi Aditya, N., & Hamidah, S. (2024). Analisis dampak fatherless terhadap kondisi socioemosional remaja. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling, 8(1). https://doi.org/10.20961/jpk.v8i1.86944

Hasmarlin, H. (2019). Self-compassion dan regulasi emosi pada remaja. https://doi.org/10.24014/jp.v14i2.7740

Junaidin, J., Mustafa, K., Hartono, R., & Khoirunnisa, S. (2023). Kecemasan terhadap pernikahan pada perempuan dewasa awal yang mengalami fatherless. Journal on Education, 5(4), 16649–16658.

Kurnia, N. L. (2025). Peran regulasi emosi terhadap kontrol diri pada anak yang mengalami fatherless. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung, 53–62.

Mardiyah, Ri. (2020). Komunikasi antarpribadi dengan lawan jenis pada perempuan fatherless: Studi deskriptif kualitatif komunikasi antarpribadi dengan lawan jenis pada perempuan fatherless di Kota Medan. Komunika, 16(2), 1–9.

Nugroho, D. A., & Cahyanti, I. Y. (2023). Psikoedukasi positive parenting pada pendamping dan pembina UPTD KANRI Surabaya. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(1), 9. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i1.1172

Reva Ananda Rudiana, Wahyu Agung Prasetyo, Muhammad Irfani, & Alfian Muchammad Zidane. (2024). Peran ayah terhadap perkembangan karakter anak. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 98–104. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v2i1.774

Saputra, D. S., Dwi Isdianto, I., Luftia Nila, B., Felix Samosir, R., Hamdani, M. N., Nurfitriyanti, S., Nurhidayati, A., Psikologi, F., Unggul, E., Arjuna, J., No, U., Kepa, D., Kb, K., & Jeruk, J. B. (2024). The influence of cinematic therapy short movie in increasing self-esteem of fatherless community X teenagers in Sepatan. Jurnal Perempuan Dan Anak (JPA), 7(1), 17–28.

Sri Rahayu, H., Psikologi, F., & Muhammadiyah Malang, U. (2018). Hubungan regulasi emosi dengan subjective well being pada remaja dengan orang tua bercerai. 6(1), 10–22. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/cognicia

Tarisya Prabawati. (2024). Hubungan antara fatherless dengan regulasi emosi remaja kelas X SMK Negeri 10 Semarang.

Zwagery, R. V., & Nurliani, R. (2018). Studi kasus regulasi emosi pada masyarakat yang terkena dampak pencemaran lingkungan batubara di Kabupaten Barito Kuala. Ecopsy, 5(3), 374–380.

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Neva Sefanya, & Meike Kurniawati. (2024). Korelasi Ketiadaan Peran Ayah dengan Regulasi Emosi pada Remaja Perempuan. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(4), 586–595. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i4.9612