Analisis Pola Asuh Grandparenting dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di TK Islam Mujahidin Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v6i1.8658Keywords:
Character Development, Discipline, Grandparenting, Parenting, ResponsibilityAbstract
Grandparenting is the act of raising children by grandparents as a form of implementing responsibilities as substitute parents. This care is transferred by grandparents due to factors such as parents being actively involved in work, divorce, or death. The parenting patterns they apply directly influence the development of children's character, such as discipline, responsibility, and independence. The purpose of this study is to understand how grandparenting parenting patterns are implemented and their impact on the formation of children's character, so that it can be a reference in improving the quality of intergenerational parenting and supporting child development. The research method used was interviews. Informants were 5 grandparents as the main respondents and 2 teachers as supporting respondents. The results obtained from the implementation of this study are in the form of parenting patterns implemented by grandparents provide an important contribution to the development of children's character such as discipline, responsibility, and independence.
References
Aviyah, E., & Farid, M. (2014). Religiusitas, kontrol diri, dan kenakalan remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(02), 126-129. https://doi.org/10.30996/persona.v3i02.376
Chaplin, J. P. (2006). Kamus lengkap psikologi. Jakarta: Rajawali Pers.
Djamarah, S. B. (2014). Pola asuh orang tua dan komunikasi dalam keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Eriyanti, I. H., Djamal, M., & Riyanto, Y. (2019). Analisis pola asuh grandparenting dalam pembentukan karakter anak di TK Dharma Wanita I Desa Drokilo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 3(1).
Fitri Handayani. (2021). Pola asuh grandparenting dalam membentuk kepribadian anak usia 4-6 tahun. https://doi.org/10.46781/al-abyadh.v4i2.265
Gede Raka, dkk. (2011). Pendidikan karakter di sekolah. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Goleman, D. (2006). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Jakarta: Gramedia.
Hurlock, E. B. (1997). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
John W. Santrock. (2007). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Lestari, S., & Adiyanti, M. G. (2012). Konsep jujur dalam perspektif orang.
Liani, P. N., Syafrudin, U., & Nopiana. (2024). Identifikasi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Reva Kids Kabupaten Bandar Lampung. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 25-32. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i1.98
Mohammad Mustari. (2014). Nilai karakter refleksi untuk pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Muazar, H. (2018). Analisis kebutuhan anak usia dini. Deepublish.
Mukminah, M., & Hasanah, U. (2022). Implikasi psikologis pola asuh grandparenting terhadap perkembangan anak (Studi kasus di Kabupaten Lombok Tengah). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3). https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3783
Nasional, K. P., & K. (2020). KAKEK-NENEK SAHABAT KAMI Harmoni Tiga Generasi.
Ni Luh Trada Pratiwi. (2020). Studi fenomenologis grandparenting anak usia dini di Bali.
Saiful. (2022). The implementation of character education in Dayah Thalibul Huda of Aceh Besar. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(2), 248-252.
Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter, konsepsi dan aplikasi dalam lembaga pendidikan. Jakarta: PT. Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





