Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Berprestasi di SD Negeri 3 Kandis Kecamatan Kandis
DOI:
https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v6i1.8548Keywords:
Culture of Achievement, Elementary School, Leadership, Principal, StudyAbstract
This study aims to describe the role of principal leadership in developing a culture of achievement in State Elementary School 3 Kandis, Kandis District. Data collection tools used interview methods, documentation, observation and literature review. Data analysis used descriptive qualitative analysis with the stages of collecting data, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study stated that the role of the principal in developing a culture of achievement in State Elementary School 3 Kandis, Kandis District 1) planning a program to develop a culture of achievement and school competitiveness both in the short and long term; 2) determining the planned program in the form of activity instruments; and 3) implementing programs that have been set by the school. In its implementation, there are internal obstacles faced by the principal in an effort to develop a culture of achievement at SD Negeri 3 Kandis, namely improving the quality of learning and teacher competence. There are several solutions that can be taken to overcome the obstacles faced in developing a culture of achievement through the quality of learning at SD Negeri 3 Kandis, including by supervising teachers, involving teachers in training activities, education and training, workshops, socialization, training, and KKG activities for teachers.
References
Agustian, A. G. (2016). Rahasia sukses membangun kecerdasan emosional dan spiritual (ESQ). Jakarta: Arga Tilanta.
Ahyani, N. (2019). Pengembangan model pembelajaran holistik untuk peningkatan karakter dalam pembelajaran sejarah SMA [Disertasi, Universitas Sebelas Maret]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Bustan, S., Sindju, H. B., & Suib, M. (2012). Tugas kepala sekolah sebagai pendidik dan pemimpin di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(4).
Danim, S. (2010). Motivasi kepemimpinan & efektivitas kelompok. Jakarta: Rineka Cipta.
Darcia, & Daniel, K. L. (2016). Teaching for moral character. University of Notre Dame, Center for Ethical Education, 4(2), 211–214.
Daryanto, H. M. (2010). Administrasi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Direktorat Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi & Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Kerangka acuan pendidikan karakter tahun anggaran 2010. Jakarta: Kemendiknas.
Djihadah, N. (2020). Kecerdasan emosional dan kepemimpinan kepala madrasah dalam aplikasi penguatan pendidikan karakter (PPK) di madrasah. Jurnal Pendidikan Madrasah, 5(1), 1–10.
Ekowarni. (2010). Pengembangan nilai-nilai luhur budi pekerti sebagai karakter bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Emiasih, D. (2011). Pengaruh pemahaman guru tentang pendidikan karakter terhadap pelaksanaan pendidikan karakter pada mata pelajaran sosiologi. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 3(2).
Fauzan, A. (2012). Metodologi penelitian kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Iskandar. (2018). Metodologi penelitian pendidikan dan sosial (kuantitatif dan kualitatif). Jakarta: GP Press.
Julaiha, S. (2014). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Dinamika Ilmu, 14(2), 226–239.
Kartono, K. (2013). Pemimpin dan kepemimpinan: Apakah kepemimpinan abnormal itu? Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kemendiknas. (2013). Pengembangan pendidikan dan karakter bangsa. Jakarta: Kemendiknas.
Koesoema, D. A. (2017). Pendidikan karakter: Mendidik anak di zaman global. Jakarta: Grasindo.
Lickona, T. (2014). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Maimun, A., & Fitri, A. Z. (2010). Madrasah unggulan: Lembaga pendidikan alternatif di era kompetitif. Malang: UIN Maliki Press.
Megawangi, R. (2017). Pendidikan karakter: Solusi yang tepat untuk membangun bangsa. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2013). Analisis data kualitatif (Terj. Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: Universitas Indonesia.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyasa, E. (2018). Manajemen pendidikan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Oktriani, I., Harapan, E., & Wardiah, D. (2021). Strategi kepala sekolah meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 9 Prabumulih. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 5(2), 87–95.
Pradana, Y. (2019). Pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah. Untirta Civic Education Journal, 1(1).
Pulungan, K. N. (2018). Kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan budaya sekolah islami di MTs Muallimin UNIVA Medan [Disertasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara]. Medan: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Ramdani, E. (2018). Model pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal sebagai penguatan pendidikan karakter. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1–10.
Riki, R., Rusdinal, R., & Gistituati, N. (2021). Gaya kepemimpinan kepala sekolah dasar dalam membentuk karakter warga sekolah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2993–2999.
Ruslan, A. (2013). Metodologi penelitian kualitatif (Cet. ke-1). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Saroni, M. (2011). Manajemen sekolah: Kiat menjadi pendidik yang kompeten. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Setiawan, D. (2013). Peran pendidikan karakter dalam mengembangkan kecerdasan moral. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1), 53–63.
Sudrajat, A. (2011). Konsep supervisi akademik. Akhmadsudrajat.wordpress.com. Diakses pada 7 Mei 2022, dari http://akhmadsudrajat.wordpress.com
Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhartono. (2013). SPSS 16.0: Analisis data statistika dan penelitian (Edisi kedua). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sujarweni, W. (2014). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sulastri, I. (2014). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan pendidikan karakter di MIN 09 Petukangan Selatan Jakarta [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].
Suriansyah, A. (2015). Strategi kepemimpinan kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter siswa. Cakrawala Pendidikan, 34(2).
Syarifah, L. S. (2019). Implementasi pendidikan karakter: Sebuah kajian ilmiah dari perspektif gaya kepemimpinan kepala sekolah. Nizamulilmi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 1–21.
Thoha, M. (2010). Kepemimpinan dalam manajemen. Jakarta: Rajawali Pers.
Trochim, W. M. (2008). The research methods knowledge base (2nd ed.). Retrieved from http://www.socialresearchmethods.net/kb/
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahjosumidjo. (2015). Kepemimpinan kepala sekolah: Tinjauan teoritik dan permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Wardani, N. S. (2015). Pengembangan nilai-nilai budaya sekolah berkarakter. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(3), 12–22.
Winarni, G. (2020). Implementasi pendidikan karakter religius di SD Negeri Demakijo 1 [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta]. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.
Yahya, M. (2013). Profesi tenaga kependidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Yamin, M., & Maisah. (2010). Standarisasi kinerja guru. Jakarta: Persada Press.
Yani, H. E., Arafat, Y., & Mulyadi, M. (2023). Implementasi kepemimpinan kepala sekolah dalam rangka pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Prabumulih. Journal of Administration and Educational Management (ALIGNMENT), 6(1), 121–129.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





